SURAKARTA – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta (UMPKU Surakarta) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui ajang National Anesthesia Student Competition (NAC) 2026. Dalam pengumuman resmi pemenang kompetisi tersebut, tim delegasi mahasiswa UMPKU Surakarta berhasil meraih Juara 2 pada cabang Lomba Healthcare Content Challenge (HCC).
Tim mahasiswa UMPKU Surakarta yang terdiri atas Chelsy Saviya Ivana, Shazia Emira Zalfa, dan Alya Khairun Nisa berhasil meraih predikat juara melalui karya konten edukasi kesehatan yang kreatif, komunikatif, dan informatif. Capaian ini menjadi bukti kesiapan serta daya saing mahasiswa UMPKU Surakarta dalam berkompetisi di tingkat nasional.
Keikutsertaan dalam National Anesthesia Student Competition (NAC) 2026 menjadi salah satu ruang aktualisasi penting bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi efektif, serta literasi digital di bidang kesehatan. Melalui ajang tersebut, para mahasiswa meneguhkan komitmen untuk menghadirkan inovasi edukasi yang berorientasi pada keselamatan dan kebutuhan masyarakat.
Keberhasilan pada kategori Healthcare Content Challenge (HCC) ini sekaligus menjadi momentum bagi mahasiswa UMPKU Surakarta untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kesehatan yang semakin dinamis di era digital. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya unggul dalam penguasaan materi akademik di bangku perkuliahan, tetapi juga adaptif dalam memanfaatkan media kreatif sebagai sarana penyuluhan dan promosi kesehatan.
Capaian prestasi nasional ini turut mempertegas komitmen UMPKU Surakarta dalam menjaga mutu pendidikan kesehatan dan pembinaan kemahasiswaan secara menyeluruh. Mahasiswa diharapkan mampu terus mengembangkan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan serta menunjukkan sikap profesional dan humanis dalam mengedukasi masyarakat.
Selain itu, melalui ajang SBBI Awards, reputasi UMPKU Surakarta sebagai kampus kesehatan terbaik di Jawa Tengah selama enam tahun berturut-turut menjadi dorongan bagi institusi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan tenaga kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Wujudkan Kampus Berdampak melalui Inovasi dan Literasi Kesehatan
Keberhasilan mahasiswa UMPKU Surakarta dalam ajang NAC 2026 ini sejalan dengan semangat Kampus Berdampak, yakni mendorong perguruan tinggi agar tidak hanya menghasilkan lulusan secara akademik, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui ilmu pengetahuan, kompetensi, dan pengabdian.
Dalam konteks pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam memberikan asuhan, mendukung pemulihan pasien, melakukan edukasi kesehatan, serta membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran konten kreatif kesehatan yang disusun oleh mahasiswa menjadi salah satu wujud kontribusi dalam memperluas jangkauan literasi kesehatan agar lebih mudah dipahami oleh publik.
Dengan bekal pendidikan dan pembinaan di lingkungan kampus, para mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan kompetensi klinis, etika profesi, komunikasi, dan kepedulian terhadap pasien dalam praktik pelayanan kesehatan sehari-hari.
UMPKU Surakarta melalui Fakultas Ilmu Kesehatan terus berupaya menyiapkan tenaga kesehatan yang tidak hanya memiliki kompetensi profesional, tetapi juga menjunjung nilai kemanusiaan dan tanggung jawab sosial. Prestasi yang diraih oleh Chelsy Saviya Ivana, Shazia Emira Zalfa, dan Alya Khairun Nisa pada ajang NAC 2026 ini menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung ketersediaan sumber daya manusia kesehatan yang berkualitas.
Melalui momentum prestasi ini, para mahasiswa UMPKU Surakarta diharapkan mampu terus berkarya membawa nama baik almamater sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui edukasi dan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, profesional, serta berorientasi pada kebutuhan pasien.









